Cara Menjawab Kata Perintah

 

Saat seseorang mendapat kalimat perintah, ada dua respon yang bisa diberikan. Respon pertama yang biasanya diberikan, apalagi kepada orang yang lebih tua atau jabatannya lebih tinggi, adalah menyanggupi. Kalau menyanggupinya, maka bisa membalas dengan kalimat “Haik, wakarimashita!” (Baik, saya mengerti), “un” (oke) dan sebagainya.

Sedangkan, jika ingin menolak permintaan seseorang sebaiknya diawali dengan kata maaf atau menunjukkan rasa penyesalan. Lebih baik lagi jika disertai dengan alasan yang mendetail, seperti contoh di bawah ini:

Cara Menjawab Kata Perintah

Moushiwake gozaimasen ga (Mohon maaf yang sebesar-besarnya)

Sore wa chotto… (Maaf sepertinya itu agak sulit…)

Ainiku, sono hi wa yotei ga haitte orimasu (Sayang sekali, hari itu sudah ada acara)

Zannen desu ga, mata tsugi no kikai ni oai shimashou (Maaf, tapi kita bertemu lain kali saja ya)

Kalimat perintah hanyalah satu dari berbagai kalimat slot belanda resmi 2023 yang ada dalam pola tata bahasa Jepang. Dengan memahami sejumlah contoh kalimat perintah di atas, maka untuk bentuk kalimat lainnya akan lebih mudah. Kuncinya, perhatikan partikel yang digunakan, kepada siapa sedang berbicara (lawan bicara), dan bagaimana situasi serta kondisi saat percakapan sedang berlangsung.

Mengenal Kata Ganti Orang dan Jenis Kata Lainnya dalam Bahasa Jepang

Beberapa bahasa asing memiliki bentuk kata maskulin dan feminin. Ini terjadi apabila sebuah kata dilekatkan dengan konteks subjek atau objek pembicaraan adalah pria atau wanita. Penyesuaian lainnya bisa dilihat dari waktu, jumlah, dan sebagainya. Pada Bahasa Jepang, hal tersebut pun terjadi, khususnya pada kata ganti orang.

Untuk melengkapi pengetahuan seorang pembelajar Bahasa Jepang, ada pula ulasan tentang pemilihan bahasa yang santun. Ini menjadi penting dalam berkomunikasi dengan orang Jepang sebab mereka sangat memperhatikan etika dan tata krama. Oleh sebab itu, kata ganti orang tidak hanya disesuaikan berdasarkan jenis kelamin, tetapi juga status seseorang yang sedang diajak berbicara.

4 Kelompok Meishi

Sebelum lebih jauh membahas tentang kata ganti orang, perlu dipahami dulu bahwa kata ganti tersebut atau nama orang dikategorikan sebagai kata benda. Dalam Bahasa Jepang, kata benda disebut “meishi” atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan “noun”. Meishi bisa menjadi subjek, objek, ataupun kata waktu dan tempat, tergantung pada partikel yang mengikutinya. Ada empat jenis meishi, yaitu:

1. Futsuu Meishi

Futsuu meishi  adalah kata benda secara umum. Sesuatu yang digolongkan kata benda ini bisa benda konkret atau hal abstrak, misalnya isu (kursi), tsukue (meja), seiji (politik), dan sebagainya. Kata kerja dan kata sifat yang dipahami sebagai kata benda pun masuk ke dalam kategori futsuu meishi, contohnya adalah hikari (sinar/cahaya), hanashi (cerita/pembicaraan), dan shizkasa (ketenangan/kesunyian). Serta, futsuu meishi juga menyatakan posisi letak atau posisi sesuatu, seperti neka (dalam), shita (bawah), dan lainnya.

2. Koyuu Meishi

Koyuu meishi adalah kata benda yang merujuk pada nama benda tertentu, seperti nama orang, tempat, perusahaan, barang, dan sebagainya. Contohnya adalah Fujisan (gunung Fuji), nihon (Jepang), Sato Yamada (contoh nama orang), Tokyo Daigaku (Universitas Tokyo), Nagaragawa Onsen (contoh nama tempat usaha).

3. Daimeishi

Daimeishi adalah kata benda yang dipakai untuk menggantikan dua meishi sebelumnya (futsuu meishi dan koyuu meishi). Kata benda yang termasuk dalam daimeishi yaitu kata penunjuk orang, penunjuk arah, penunjuk benda, serta arah tempat. Contohnya adalah watashi (saya), anata (Anda), sore (itu), kore (ini), koko (sini), soko (situ), achira (sebelah sana), kochira (sebelah sini), dan sebagainya.

4. Suushi

Suushi adalah kata benda yang menunjukkan jumlah atau disebut juga kata bilangan. Untuk menunjukkan sebuah urutan juga menggunakan kata-kata yang termasuk dalam golongan suushi, contohnya adalah da ichi (pertama), san (nomor tiga), ko (sebuah), hitotsu (sebutir), dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *